02 Februari 2018

Panglima TNI : Koopsau III Bermarkas di Biak

02 Februari 2018

Komando Operasi Angkatan Udara III akan bermarkas di Biak, Papua (photo : TNI AU)

Biak (ANTARA News) - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III, yang akan bermarkas di Pulau Biak, Provinsi Papua.

"Saya melakukan kunjungan kerja ke Biak dalam rangka pelaksanaan program TNI yakni pembentukan Koopsau III di Pulau Biak," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam keterangan pers di Biak, Kamis.

Ia mengakui untuk mewujudkan pembentukan Koopsau III maka Mabes TNI harus menyiapkan berbagai sarana prasarana, utamanya markas komando serta fasilitas penunjang lainnya.

Panglima TNI berharap rencana pembentukan Koopsau III dapat terealiasi secepatnya sehingga akan menambah kekuatan TNI dalam mengawal dan menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Saya minta doa dan dukungan dari masyarakat Biak sehingga program pengembangan Koopsau III dapat terealisasi dalam waktu dekat," ujarnya.

Sejauh ini, TNI AU memiliki dua komando operasi yakni Koops AU I mencakup wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi seluruh Sumatra, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta dan sebagian Jawa Tengah. 

Koops AU I bermarkas di Halim Perdanakusumah Jakarta.

Sedangkan Koops II mencakup wilayah Indonesia bagian timur yang meliputi seluruh Sulawesi, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, sebagian Jawa Tengah dan Papua. 

Koopsau II bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

Komando ini mempunyai tugas yaitu pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, dan melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut.

Selain mengunjungi Biak, Panglima TNI bersama rombongan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, KSAD Jenderal TNI Mulyono, Wakasal dan pati Mabes TNI akan mengunjungi Sorong, Papua Barat.

"Untuk Sorong saya akan melihat juga persiapan untuk pembentukan Pasmar III, ya semua ini masih dalam penjajakan Mabes TNI," ujarnya.

Saat tiba di pangkalan udara STAB Manuhua Biak, rombongan Panglima TNI disambut dengan prosesi adat Mansorandak (injak piring adat) dipimpin tokoh adat Mika Ronsumbre dan Marthinus Randokir.

Ikut menjemput rombongan Panglima TNI, diantaranya Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George E. Supit, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Danrem 173/PVB Kolonel Inf Bachman, Guskamla Armatim, Danrem 173/PVB, Pangkosek Hanudnas IV, Danlanud Kolonel Pnb Fajar Adriyanto, Kapolres AKBP Rachmad Amsori SiK, Dandim 1708 Letkol Inf DC Somoukil serta Asisten 1 Sekda Biak Frits G Senandi. 

32 komentar:

  1. Bener2 dah... mantap programnya 4 tahun bikin homebase markas baru dimana mana... Tahun depan gw jamin isian showroomnya yg didatengin πŸ˜…

    BalasHapus
  2. Mantap jiwa
    Pasmar 3 jg akan dibentuk di sorong,armada timur jg akan dibentuk di sorong,divisi 3 kostradpun akan bermarkas di sorong,mantaplah pokoke

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. kita terlalu byk berhayal 😁😁😁

    BalasHapus
  5. kenapa biak yach. kan posisi perbatasaan dgn negara asing yg kuwat malah ada di selatan?πŸ€”πŸ€”πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba dulu serangan dari utara (Jepang) lewat mana ?

      Sekarang ancaman nyata juga dari utara (China) maka yang terutama diperkuat adalah bagian utara dulu.

      Bukan berarti bagian selatan dilupakan, ingat daerah Kupang dan Saumlaki (Selaru) juga diperkuat. Selain itu Merauke juga sedang diperkuat.

      Hapus
    2. begini om woof2, tentu ancaman dari bisa datang dari arah mana aja.
      dulu jepang dtg dr utara.
      namun setelah mengusir belanda, ada wilayah strategis utk lanjut menyerang ostrali daerah itu bernama kainama.
      lalu jepang membangun pangkalan di kaimana. Namun tak lama begitu pangkalan selesai dibangun, jepang diserang oleh sekutu hingga akhirnya menyerah kalah pada 1945.

      Kaimana diincar karena lokasinya yang strategis untuk menguasai wilayah pasifik dan ostralia.

      setelah itu wilayah kaimana dijadikan pangkalan udara dan pangkalan angkatan laut belanda saat belanda masih menjajah, abis itu kita usir lg meneer haha!πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„
      coba perhatikan peta dibawah ini:

      peta papua barat, lihat letak kainama
      https://archipelagofastfact.files.wordpress.com/2012/08/pabar.jpg

      perhatikan jalur sungai, bisa tembus dari pasifik ke selatan
      http://www.indonesia-tourism.com/papua/map/papua_map_high.png

      posisinya strategis banget, bisa ke pasifik diutara dan ke selatan ada laut banda, arafura, lewat sungai kyknya bisa tembus kalo liat peta diatas. banyak teluk, cocok buat pangkalan kasel pula haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      perlindungan pangkalan dari bahaya serangan musuh jg lebih baik kerna letaknya di pulau utama.
      letak pegunungan gak terlalu dekat sperti wilayah timur yg penuh pegunungan tinggi.
      itu sebabnya dulu panglima GN pingin daerah ini jadi pusat armada 3 tni al & pasmar 3, berhubung al gak minat, guwe beharap tni au, tp gak minat jugak haha!πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™
      kalo gt tni ad dech, mrk jg punya lst & pernerbad kan haha!😎😎😎


      peta indonesia
      http://media.nola.com/news_impact/photo/indonesia-mapjpg-b31bed94c47d1020.jpg

      Hapus
    3. rasanya pesawat super tukino bakalan pindah kesini, cocok banget kyknya pesawat2 coin maen disana, ongkos murah, bisa meliuk2 diatas pepohonan dan pegunungan & tentu bareng super j donk buat angkut pasukan para raider haha!mantafπŸ‘πŸ‘πŸ‘

      Hapus
    4. eh lufa kita perlu pesawat cn 235 mpa, ama kalo bisa kapal gunship ac235!cucookπŸ‘πŸ‘πŸ‘

      Hapus
    5. @PG

      Elu nanya, tapi kenapa dijawab sendiri...berlapis-lapis pula argumennya, gak asyik ahhhh !!!

      Hapus
    6. Iyaa bikin boring... masak nanya eh malah dijawab sendiri... boring aah..

      Hapus
    7. prasaan lagi ngobrol ama om guk2 eh woof2 ntu, om2 ganteng haha!wue😜😜😜

      nich ada cemilan biar makin asyik ama gak boringin haha!
      🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌
      apa perlu ditemenin kawanan tetangga? haha!😱😱😱

      Hapus
  6. Pembagunan berikutnya Koops AU IV Itu semoga di natuna, karena natuna mau di jadikan lanud type A dan di rencanakan akan di isi 2 skuadron zet tempur berat , yaitu f15SE , semoga aja rencana itu terealisasi kan sudah di setujui kongres amerika

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kongres setuju karena denger kita mau ambil SU35 kali ya oom ? Cuma F15 mehong bener... kayane berat duitnya πŸ˜€

      Hapus
    2. Ya bisa jadi @ mas super , tapi yang pasti keinginan tni au menempatkan zet tempur barat di natuna sampai 2 skuadron tempur berat karena yang di hadapi china, untuk anggaran seperti y tidak masalah, soaly rencana pengadaan di mef III 2020 -2024 , tender bersaing dengan thypoon mana yg paling memberikan benefite untuk proyek ifx dia lah pemenangnya, tapi sudah jelas arahy f15se kans terkuat setelah viper di akuisisi 3 skuadron

      Hapus
    3. Owwhy dengar y juga isu Katay viper menang tender untuk 3 skuadron baru karena selain tot, amerika juga memberikan izin lisensi hingga 50% bom pintar / smart bom / kit jdam

      Hapus
    4. US skrg sih kt beli apa jg dr dy setuju2 aja..yg penting dagangannya laku...daripada dagangan orang yg laku china & russia..tak sudi mamarika

      Hapus
    5. Horeeeee akhirnya Viper yg menang cihuyyyy.... πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

      Politic AS sudah mulai berubah dinamis... setelah Rusia bangkit dengan teknologi yg maju dan China dengan harga yg murah maka dominasi AS selama ini yg selalu jual mahal (mungkin karena single player dimasa2 sebelum China kuat) sudah lebih free dalam nawarin jualannya.

      Btw info Viper ini utk menggantikan project SU35 yg kemaren dibegal sama Mattis atau pengadaan diluar SU35 oom ? Bagaimana dgn project MEF III pengadaan F15/Typhoon apakah bila Indonesia jadi ambil Viper 3 Sqdr berarti project F15 otomatis dicancel ?

      Hapus
    6. Su-35 untuk skuadron 14 - pengganti F5.

      48 - 50 unit Viper untuk penambahan 3 skuadron workhorse patroli di Bagian Timur RI (sebelum 2023 sudah harus lengkap)

      F15SE atau EF typhoon (24 - 32 unit) untuk penambahan 2 skuadron air superiority sesudah 2024.

      Hapus
    7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    8. Thanks mas Woof atas infonya... lha berarti kalo kebeli semua ditambah IFX dah pada dateng bisa total 200an jet tempur kali ya oom di thn 2030an ?

      Hapus
    9. Tapi ini bukan PHP kan.. ?? 😊

      Hapus
    10. Target 2024 :

      Ideal 204 pespur
      Lumayan 192 pespur
      Paling mengenaskan alias nggak ada duit : 168 pespur

      Sesudah 2024, untuk setiap 5 tahun kira2 tambah 72 - 96 pespur.

      dengan catatan : kalau belum kiamat

      Hapus
    11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  7. @lutfi arya dulu juga kamu menganggap pengadaan 3 skuadron viper itu hanya php, tapi lihat aja tanda2 y ke arah akuisisi viper itu semakin dekat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak juga sih om, dulu malah prediksiku sebelum ifx priduksi masal justru f16v yg jadi stopgapnya dan klo ini terealisasi syukur alhamdulillah. Apalagi kebeli sampe 3 sku, mantaffff dech...
      Tapi sonora kejang kejang kali yaa omm..
      kehkehkeh.. .

      Hapus
  8. Lebih enak ucaf dari pada f16v untuk patroli

    BalasHapus